Saturday, October 26, 2013

Agama dan Perlakuannya Pada Wanita


Berkaitan dengan kehidupan sosial, budaya, dan norma pada sejarah kehidupan manusia, wanita memiliki peranan yang berbeda dibandingkan laki-laki. Contohnya sejak zaman prasejarah, peranan wanita umumnya menanam tumbuhan dan menyiapkan makanan, sementara pria berburu. Walaupun dalam bentuk yang lebih modern, secara umum peranan tersebut masih berlaku saat ini walaupun telah banyak terjadi perubahan dengan lahirnya wanita-wanita dengan peranan yang sama dengan pria, ada wanita pejuang, wanita karir, demikian juga sebaliknya ada pria yang bekerja di dapur.

Seiring dengan perkembangan peradaban, persamaan hak dan kesempatan bagi pria dan wanita lebih diperhatikan saat ini. Mungkin terdengar aneh karena salah satu penghalang bagi kesamaan hak dapat berasal dari agama/keyakinan yang lahir pada zaman dulu. Karena itu artikel ini mengumpulkan resume perlakuan pada wanita menurut masing-masing agama besar saat ini.

Artikel ini berusaha menghindari memelintir ayat-ayat kitab suci dengan memenggal ayat/inti. Namun jika ditemukan kesalahan, silakan komentari di bagian bawah artikel dengan memberikan referensi yang valid agar dapat direvisi.

Kristen

Poin-poin yang meletakkan posisi pria di atas wanita:
1. Tuhan disebut "Bapak" (Father). Sesuai yang terdapat pada Injil di mana Yesus menginstruksikan pengikutnya untuk menyebut demikian.

2. Seluruh rasul dan nabi yang diketahui semuanya pria.

3. Pria (Adam) terlebih dahulu diciptakan oleh Tuhan sebagai manusia pertama, Hawa diciptakan setelahnya dari tulang rusuk Adam.

4. Wanita tidak dibenarkan mengajari dan memerintah laki-laki. (Timotius 2:12)

5. Wanita rambutnya jangan berkepang-kepang, jangan memakai emas, mutiara, dan pakaian mahal. (Timotius 2:9)

6. Perintah untuk memotong tangan wanita tanpa kasihan jika seorang wanita menolong suaminya dengan memegang kemaluan lawannya. (Ulangan 25:11-12)

Poin-poin yang meletakkan posisi wanita setara dengan pria:
1. Bunda Maria juga dipuja seperti halnya Yesus (untuk penganut Katolik/Ortodoks).

Islam

Poin-poin yang meletakkan posisi pria di atas wanita:
1. Laki-laki adalah pemimpin kaum wanita, memiliki kewenangan menasehati, memisahkan, dan memukul mereka. (QS 4:34)

2. Wanita menempati sebagian besar neraka dan kurang cerdas. (Bukhari, volume 1, no. 301)

3. Wanita tidak bisa menjadi pemimpin. (Bukhari vol 9 buku 88 no. 219)

4. Wanita diperintahkan menutupi perhiasan/keindahannya. (QS 31)

5. Laki-laki dapat menikahi sampai 4 wanita (poligami). (QS 4:4)

Poin-poin yang meletakkan posisi wanita setara dengan pria:
Tidak ada

Hindu

Poin-poin yang meletakkan posisi pria di atas wanita:
Tidak ada.

Poin-poin yang meletakkan posisi wanita setara dengan pria:
1. Dewa/dewi dalam Hindu mencakup elemen pria dan wanita.

2. Pria dan wanita dapat menjadi guru/orang suci/pemuka Hindu.

3. Seorang perempuan sesungguhnya seorang sarjana, cerdas dan mampu mengajar. (Rgveda VIII.33.19)

4. Seorang gadis menentukan sendiri pria idaman calon suaminya. (Rgveda X.27.12)


Buddha

Poin-poin yang meletakkan posisi pria di atas wanita:
1. Buddha tertinggi (seperti Sidharta Gotama) harus memiliki 32 ciri yang salah satunya adalah harus laki-laki.

Poin-poin yang meletakkan posisi wanita setara dengan pria:
1. Pria dan wanita dapat menjalani kehidupan suci (bhikkhu/bhikkhuni) dan tercerahkan sempurna.

No comments:

Post a Comment